Mengubah Keputusan dalam Kontrasepsi dengan Informasi yang Tepat
Ketika informasi dan asumsi yang salah lebih mudah dipercaya daripada fakta, keputusan penting dapat menjadi tidak tepat. Itulah yang dialami pasangan suami istri Yusina Kase dan Maxi Taloim. Selama bertahun-tahun, pemahaman yang keliru tentang kontrasepsi membuat...
Peran Masyarakat Menjadi Penghubung dalam Mengatasi Hambatan Akses Kesehatan Reproduksi
Ignasius Lado Dara alias Igen, Kepala Seksi Pembangunan Desa Riangbaring, Kabupaten Flores Timur, menceritakan dulu perempuan di desanya sering melahirkan di rumah karena kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan dan kurang terhubung dengan tenaga kesehatan. Fasilitas...
Memperkuat Sistem Layanan Kontrasepsi yang Berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur
Program Keluarga Berencana (KB) atau kontrasepsi di Indonesia sudah dimulai sejak 1950-an. Namun, di Nusa Tenggara Timur (NTT), pemberi layanan seperti bidan masih banyak yang belum dilatih. Pada level dinas kesehatan, program KB belum disupervisi dan dievaluasi...
Perubahan Sistem dalam Melayani Keguguran untuk Perempuan di Nusa Tenggara Timur
Bagi perempuan yang mengalami keguguran, akses terhadap layanan kesehatan yang cepat, aman, dan berkualitas dapat menentukan keselamatan jiwa dan kesehatan mereka. Studi yang dipublikasikan di The Lancet pada 2021 menunjukkan satu dari sembilan perempuan pernah mengalami keguguran. Namun, hingga beberapa tahun lalu, layanan Asuhan Pasca Keguguran (APK) sangat terbatas di kebanyakan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Suaranya Penting: Memberdayakan Perempuan untuk Bersuara tentang HKSR dalam Situasi Bencana
Bencana tidak bersifat netral gender. Hal inilah yang dialami oleh Priskastevani (29) ketika gempa bumi berkekuatan 7,5 magnitudo dan tsunami melanda desanya di Sigi, Sulawesi Tengah, pada tahun 2018. Di tempat pengungsian darurat, ia harus tidur di ruang yang sama...
Advokasi yang Dipimpin Perempuan untuk Dana Desa yang Responsif Gender dalam Mengintegrasikan Kebutuhan HKSR ke dalam Isu Kebencanaan
Dalam situasi bencana, perempuan sering kali menghadapi ketidakadilan. Kebutuhan mereka, terutama yang berkaitan dengan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), jarang menjadi prioritas. Di banyak desa di Sulawesi Tengah, perempuan tidak dilibatkan dalam diskusi...
Layanan Kesehatan bagi Korban KBGS di Kepulauan: Minim Tenaga Terlatih, Stigma Masih Tinggi
Iya pakai insting sendiri saat menangani korban kekerasanPernyataan singkat itu menggambarkan kenyataan yang jauh lebih besar soal gambaran layanan kekerasan berbasis gender dan seksual (KBGS) di wilayah kepulauan, yakni terbatasnya tenaga kesehatan yang mampu...
Suara KB dari Pengungsian: Perjuangan Mama Yana di Desa Nobo
Di bawah terik matahari siang pada 17 September 2025, beberapa warga Desa Nobo tampak berkumpul di bawah rimbunan pohon di pinggir jalan Trans Maumere-Larantuka di dekat pantai Waidoko. Pantai itu berjarak satu kilometer dari pemukiman Desa Nobo.
Misi Terpatri di Hati Meriani
Namanya Meriani Tefnay. Ia adalah Kader Posyandu dari Desa Sunu, desa kecil yang terletak di pucak Gunung Sunu dan berjarak 40 kilometer sebelah timur Kota Soe, Ibu Kota Kabupaten Timor Tengah Selatan. Warga memanggilnya dengan Mama Meri. Perempuan berusia 42 tahun...








