Proyek & Dampak untuk Mewujudkan Keadilan Reproduksi
Proyek kami merupakan langkah awal yang penting dalam mewujudkan Keadilan Reproduksi secara bertahap di Indonesia. Kami memulainya dari Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur, meluas hingga ke Nusa Tenggara Timur, dan ke Sulawesi Tengah.
Pekerti
Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan inovasi layanan kesehatan reproduksi, khususnya terkait dengan keguguran.
Cerah
Krisis iklim di Indonesia memiliki dampak yang sangat nyata pada masyarakat yang hidup dari sumber daya alam.
Takenusa
Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan akses layanan Asuhan Pasca Keguguran dan kontrasepsi di tiga daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur: Kota Kupang,
Arunika
Proyek ini dilaksanakan di tiga wilayah di Jawa Tengah hingga tahun 2026, yaitu Kabupaten Semarang, Kota Surakarta, dan Kabupaten Sukoharjo.
Cerdas
Proyek CERDAS hadir dengan tekad kuat untuk mengadvokasi penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan, termasuk dalam hak dan akses kesehatan seksual dan reproduksi.
Dare
Dalam proyek ini, kerja sama kami dengan kepolisian telah memberikan dorongan besar untuk menyempurnakan Standard Operating Procedure (SOP) dalam penanganan kasus kekerasan.
Popular
Proyek ini bermula dari keinginan kuat kami untuk menguatkan hak reproduksi dan mencegah kekerasan berbasis gender, terutama setelah bencana di Kabupaten Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah.
Rising
Dalam proyek ini, kami menjalin kemitraan dengan kelompok perempuan seperti kader, pendamping, dan penyedia layanan kekerasan seksual di Semarang,
Arumbae
Untuk memperluas akses dan layanan kesehatan bagi korban kekerasan di wilayah kepulauan, Yayasan IPAS Indonesia membuat inisiatif baru di Provinsi Maluku. Proyek tersebut bernama ARUMBAE (Perempuan Mampu dan Berdaya untuk Bebas dari Kekerasan). ARUMBAE mulai dilakukan pada Desember 2024.







