Layanan kesehatan reproduksi di Indonesia belum merata karena ketimpangan ekonomi dan geografi. Stigma dan akses terbatas pada pengetahuan semakin memperburuk situasi.
Layanan kesehatan reproduksi di Indonesia belum merata karena ketimpangan ekonomi dan geografi. Stigma dan akses terbatas pada pengetahuan semakin memperburuk situasi.
Mengapa keadilan reproduksi?
Dampak kami sejak 2018
Provinsi memiliki pelatih Asuhan Pasca Keguguran
Pelatihan klinis
Penyedia layanan kesehatan terlibat
Peningkatan kapasitas
Perempuan akses layanan
Data per 30 Juni 2025.
Proyek Kekerasan Berbasis Gender dan Sekual (KBGS)
Orang mengakses informasi KBGS
Orang berpartisipasi dalam acara terkait KBGS
Key influencers terlibat
Kasus KBGS ditangani oleh mitra
Orang mengakses layanan
Data per 30 Juni 2025.
Cerita & berita IPAS
Jemput Bola untuk Berikan Layanan Kesehatan Ibu Hamil
Guncangan gempa bumi tahun 2018 yang berkekuatan 7,4 Skala Richter di Kabupaten Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah, menghancurkan hampir seluruh fasilitas kesehatan setempat. Parahnya, akibat perubahan iklim, kedua kabupaten itu kerap mengalami banjir. Kondisi itu...
Kesehatan Reproduksi Perempuan dalam Pusaran Perubahan Iklim di Sulawesi Tengah
Gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah, pada September 2018 tidak hanya mengubah kondisi fisik lanskap wilayah. Tatanan sosial pun berubah karena hampir seluruh warga terpaksa pindah dari rumah mereka demi alasan keamanan. Kondisi ini...
Lika-liku Satgas PPA Desa: Korban KDRT Bolak-balik Cabut Laporan
Ibu Ayu Mentari dilantik menjadi Ketua Satuan Tugas Perlindungan Anak dan Perempuan (Satgas PPA) Desa Kotapulu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada 2020. Saat itu ia juga dipercaya sebagai Kepala Urusan Perencanaan desa tersebut. Tiga tahun menjadi Ketua Satgas...
Cerita Penyintas KDRT: 12 Tahun Bertahan Demi Anak-anak
Peringatan: cerita ini berisi pengalaman penyintas KDRT yang bisa memberikan rasa tidak nyaman dan memicu trauma terkait dengan kekerasan saat membaca. Jika Anda merasa tidak nyaman pada saat membaca, silakan berhenti membaca dan memulai lagi lain kali. Jika Anda...
Komitmen Kepala Desa di Kabupaten Sigi Dukung Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak
Bapak Muhammad Taufan baru satu tahun menempati posisinya sebagai Kepala Desa Kaleke, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi. Dalam kurun waktu yang singkat itu, ia telah menaikkan anggaran untuk Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), dari Rp 8...
Kisah Ibu Yuni: Mantan Guru yang Memilih Jalan untuk Memperjuangkan Keadilan Perempuan
Gempa bumi yang mengguncang Palu, Sigi, dan Donggala pada 2018 mengubah jalan hidup seorang Ibu Yuni Agustina Djamhuri. Ia memutuskan untuk berhenti menjadi guru lalu berkecimpung untuk memperjuangkan keadilan bagi perempuan. Ia melihat bagaimana perempuan kerap...
Mendorong Masyarakat Aktif Menyuarakan Isu Kesehatan Reproduksi melalui Musrenbang Desa
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa menjadi proses yang sangat krusial bagi masyarakat. Musrenbang menjadi tahapan awal untuk menampung aspirasi masyarakat, termasuk isu kesehatan reproduksi (kespro) yang kurang melibatkan partisipasi perempuan....
Kekerasan Dalam Rumah Tangga Pasca Gempa Donggala
Lima tahun telah berlalu sejak gempa bumi mengguncang Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, pada September 2018. Namun proses pemulihan bagi warga di Desa Tompe, Kecamatan Sirenja, masih menyisakan tantangan. Sejumlah warga masih bertahan di hunian sementara...
Perangi Mitos Kontrasepsi: Kisah Bidan Ria Ajak Suami Dukung Istri untuk Ber-KB
Di sejumlah desa di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, pengaruh keputusan laki-laki masih mendominasi apakah perempuan menggunakan kontrasepsi atau tidak. Selama tujuh tahun sebagai bidan desa di Ekateta, Bidan Ria Baik dengan gigih berusaha meruntuhkan dominasi...












