Layanan kesehatan reproduksi di Indonesia belum merata karena ketimpangan ekonomi dan geografi. Stigma dan akses terbatas pada pengetahuan semakin memperburuk situasi.
Layanan kesehatan reproduksi di Indonesia belum merata karena ketimpangan ekonomi dan geografi. Stigma dan akses terbatas pada pengetahuan semakin memperburuk situasi.
Mengapa keadilan reproduksi?
Dampak kami sejak 2018
Provinsi memiliki pelatih Asuhan Pasca Keguguran
Pelatihan klinis
Penyedia layanan kesehatan terlibat
Peningkatan kapasitas
Perempuan akses layanan
Data per 30 Juni 2025.
Proyek Kekerasan Berbasis Gender dan Sekual (KBGS)
Orang mengakses informasi KBGS
Orang berpartisipasi dalam acara terkait KBGS
Key influencers terlibat
Kasus KBGS ditangani oleh mitra
Orang mengakses layanan
Data per 30 Juni 2025.
Cerita & berita IPAS
Yayasan IPAS Indonesia Lakukan Asesmen Layanan Kesehatan bagi Korban Kekerasan di Jawa Tengah
Melalui program ARUNIKA (Perempuan Berdaya untuk Indonesia Bebas Kekerasan), Yayasan IPAS Indonesia melakukan asesmen di 12 fasilitas kesehatan di Jawa Tengah. Kegiatan ini dilakukan di lokasi proyek ARUNIKA yakni di Surakarta, Sukoharjo dan Semarang . Kegiatan yang...
Satu Semester 7 Pencapaian: Refleksi Yayasan IPAS dalam Review Tengah Tahun
Yayasan IPAS Indonesia mengadakan review tengah semester pada 10-14 Februari 2025 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk merefleksikan sejauh mana pencapaian IPAS Indonesia dalam mewujudkan Keadilan Reproduksi. Selain itu, momen ini juga...
Perkuat Kolaborasi untuk Proyek ARUNIKA dan CERAH, Yayasan IPAS Indonesia Adakan Pertemuan dengan 4 Mitra
Pada November 2024, Yayasan IPAS Indonesia meluncurkan dua proyek di dua provinsi. Pertama adalah proyek CERAH (Climate Emergency, Reproductive Rights and Health) di Palu, Sulawesi Tengah. Kemudian, ARUNIKA (Perempuan Berdaya untuk Indonesia Bebas Kekerasan) di...
ARUMBAE: Memperluas Akses Kesehatan bagi Korban Kekerasan di Wilayah Timur Indonesia
Untuk memperluas akses dan layanan kesehatan bagi korban kekerasan di wilayah kepulauan, Yayasan IPAS Indonesia membuat inisiatif baru di Provinsi Maluku. Proyek tersebut bernama ARUMBAE (Perempuan Mampu dan Berdaya untuk Bebas dari Kekerasan). ARUMBAE mulai...
Yayasan IPAS Indonesia Paparkan Dampak Proyek KBGS di Asia-Pacific Academic Consortium on Public Health Conference di Korea Selatan
Mengangkat tema “Shifting Paradigm for Future Society and Community”, Asia-Pacific Academic Consortium on Public Health 2024 menggarisbawahi pentingnya revolusi dalam berbagai aspek di ranah kesehatan masyarakat. Konferensi tersebut diselenggarakan di Busan, Korea...
Roda KLOP: Mendampingi Perempuan dalam Menemukan Pilihan Kontrasepsi Terbaik
Hampir 25 tahun, Luiza Tecla Suarez (52) bekerja sebagai bidan di Puskesmas Camplong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Dari perjalanan panjang kariernya itu, ia belum pernah mengikuti pelatihan, khususnya terkait dengan Keluarga Berencana (KB). “Dan baru ikut...
Kabar Baik dari Program TAKENUSA: Berbagi Pengetahuan untuk Menguatkan Kemampuan Bidan untuk Layanan KB
Semangat no one left behind (tidak ada satupun yang tertinggal) itulah yang ada di dalam benak Bidan Serlina Jawa Mukin. Setelah mengikuti pelatihan Keluarga Berencana (KB) yang diselenggarakan Yayasan IPAS Indonesia pada Desember 2023, ia bersedia membagikan ilmunya...
Tingkatkan Pemahaman Kader soal Kesehatan Reproduksi, Yayasan IPAS Indonesia Luncurkan Interactive Voice Response
Melalui program TAKENUSA (Tekad Bersama untuk Perempuan Nusa Tenggara), Yayasan Inisiatif Perubahan Akses menuju Sehat (IPAS) Indonesia meluncurkan Kampanye tentang Kesehatan Reproduksi melalui Interactive Voice Response (IVR) di 14 desa di Nusa Tenggara Timur. Tujuan...
Cerita Bidan Mery: Konseling Menjadi Kunci dalam Perencanaan Kehamilan di Desa Terpencil
Perencanaan kehamilan menjadi sangat krusial di daerah dengan akses layanan kesehatan reproduksi yang terbatas. Itulah yang menjadi pembelajaran bagi Bidan Mery Amalia Patnay selama berpraktik di Desa Sunu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, sejak 2021. Ia selalu...












