Layanan kesehatan reproduksi di Indonesia belum merata karena ketimpangan ekonomi dan geografi. Stigma dan akses terbatas pada pengetahuan semakin memperburuk situasi.
Layanan kesehatan reproduksi di Indonesia belum merata karena ketimpangan ekonomi dan geografi. Stigma dan akses terbatas pada pengetahuan semakin memperburuk situasi.
Mengapa keadilan reproduksi?
Dampak kami sejak 2018
Provinsi memiliki pelatih Asuhan Pasca Keguguran
Pelatihan klinis
Penyedia layanan kesehatan terlibat
Peningkatan kapasitas
Perempuan akses layanan
Data per 30 Juni 2025.
Proyek Kekerasan Berbasis Gender dan Sekual (KBGS)
Orang mengakses informasi KBGS
Orang berpartisipasi dalam acara terkait KBGS
Key influencers terlibat
Kasus KBGS ditangani oleh mitra
Orang mengakses layanan
Data per 30 Juni 2025.
Cerita & berita IPAS
Saatnya Laki-laki Terlibat dalam Mencapai Keadilan Reproduksi
Ditulis oleh Marindah Putri, Pemenang Lomba Menulis Keadilan Reproduksi Yayasan IPAS Indonesia “Saya kalau pakai KB sakit Kak, rasanya pusing, mual, bahkan sampai muntah” ujar Mba Isma (nama samaran).Mba Isma, adalah seorang ibu dari dua orang anak, berprofesi sebagai...
Puskesmas dan Hak Kesehatan Mental Korban Kekerasan Seksual: Jangan Sampai Terabaikan Akibat Efisiensi Anggaran!
Ditulis oleh Kristian Yudhianto, Pemenang Lomba Menulis Keadilan Reproduksi Yayasan IPAS Indonesia. Baru-baru ini, pemerintah Indonesia mengumumkan kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada penghematan belanja program pada sejumlah Kementerian dan Lembaga,...
Pengumuman Lomba Menulis: Peringatan Hari Perempuan Internasional
Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, Yayasan IPAS Indonesia mengadakan lomba menulis dengan tema Keadilan Reproduksi untuk Semua: Mengupayakan Hak Kesehatan Komprehensif untuk Korban Kekerasan Seksual. Kami telah menerima sebanyak 137 tulisan,...
Melihat Layanan Keguguran di Kabupaten Timor Tengah Selatan: Antara Akses, Pengetahuan dan Tantangan Geografis
Kondisi geografis yang menantang disertai dengan rendahnya pengetahuan masyarakat memperburuk situasi keguguran di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Dokter Kristina Lawung mengatakan ada tiga pasien keguguran yang datang ke puskesmasnya dalam periode Agustus 2024...
Yayasan IPAS Indonesia Selesaikan Perjanjian Kerja Sama dengan Pemerintah Tiga Kabupaten untuk Proyek CERAH
Yayasan IPAS Indonesia bersama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong telah menyelesaikan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk proyek CERAH (Climate Emergency Reproductive Rights and Health). Proyek CERAH...
Kolaborasi IPAS Indonesia dan AJI Kota Kupang: Ngabugurit dan Diskusi Bareng Jurnalis soal Kesehatan di NTT
Untuk memperingati Hari Perempuan Sedunia, Yayasan IPAS Indonesia berkolaborasi dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kupang menyelenggarakan ngabuburit dan diskusi terbatas. Acara yang diselenggarakan pada 7 Maret 2025 di Kota Kupang ini fokus pada peliputan...
Yayasan IPAS Indonesia Lakukan Whole Site Orientation di 12 Fasilitas Kesehatan untuk Mulai Proyek ARUNIKA di Jawa Tengah
Proyek ARUNIKA (Perempuan Berdaya untuk Indonesia Bebas Kekerasan) telah diluncurkan pada November 2024. Proyek ini salah satu tujuannya adalah untuk memperkuat layanan kesehatan bagi korban Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS) di tiga lokasi di Jawa Tengah:...
Kolaborasi Multi-Stakeholder untuk Merencanakan dan Menganggarkan Program Kesehatan Reproduksi di Nusa Tenggara Timur
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah memiliki sejumlah peraturan untuk meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi. Di antaranya adalah Peraturan Daerah (Perda) No. 2 Tahun 2018 tentang Sistem Kesehatan Daerah. Dalam Perda tersebut mengatur tentang...
Yayasan IPAS Indonesia Perkenalan Proyek CERAH di 13 Puskesmas dan 3 RSUD di Tiga Kabupaten melalui Whole Site Orientation
Yayasan IPAS Indonesia mengadakan Whole Site Orientation di 13 Puskesmas dan 3 RSUD yang tersebar di Kabupaten Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, dalam rentang waktu Januari hingga Februari 2025.










