Layanan kesehatan reproduksi di Indonesia belum merata karena ketimpangan ekonomi dan geografi. Stigma dan akses terbatas pada pengetahuan semakin memperburuk situasi.
Layanan kesehatan reproduksi di Indonesia belum merata karena ketimpangan ekonomi dan geografi. Stigma dan akses terbatas pada pengetahuan semakin memperburuk situasi.
Mengapa keadilan reproduksi?
Dampak kami sejak 2018
Provinsi memiliki pelatih Asuhan Pasca Keguguran
Pelatihan klinis
Penyedia layanan kesehatan terlibat
Peningkatan kapasitas
Perempuan akses layanan
Data per 30 Juni 2025.
Proyek Kekerasan Berbasis Gender dan Sekual (KBGS)
Orang mengakses informasi KBGS
Orang berpartisipasi dalam acara terkait KBGS
Key influencers terlibat
Kasus KBGS ditangani oleh mitra
Orang mengakses layanan
Data per 30 Juni 2025.
Cerita & berita IPAS
Peluncuran Proyek TAKENUSA untuk Mendukung Pemerintah Kabupaten Kupang Turunkan Angka Kematian Ibu
Pada tanggal 13 September 2023, telah diluncurkan Proyek TAKENUSA (Tekad BersamA UntuK PErempuan NUSA Tenggara Timur) di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Proyek 4 tahun yang diinisiasi bersama dengan Yayasan Inisiatif Perubahan Akses Menuju Sehat (IPAS)...
Pelatihan Asuhan Pasca Keguguran yang Komprehensif di NTT untuk Mendukung Implementasi Awal Layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama
Yayasan IPAS Indonesia mendukung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia untuk mengadakan pelatihan Asuhan Pasca Keguguran (APK) yang komprehensif. Pelatihan ini dilakukan di RSUD WZ Johannes, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 12-16 Agustus 2024....
Cerita Melalui Lensa: Potret Orang Muda tentang Dampak Krisis Iklim terhadap Kesehatan Reproduksi di Indonesia
Di banyak desa pesisir pedesaan di Indonesia, krisis iklim tidak dapat diabaikan. Masyarakat setempat menghadapi panas ekstrem dan banjir rob yang terus-menerus. Di Kabupaten Sigi dan Donggala, yang berjarak sekitar 2.204 km dari ibu kota Jakarta, kegagalan panen dan...
Krisis Iklim dan Kesehatan Reproduksi Perempuan: Seruan untuk Kolaborasi
Penelitian menunjukkan bahwa krisis iklim berdampak signifikan terhadap kesehatan reproduksi perempuan. Namun, interaksi dan kaitan antara kedua permasalahan ini belum ditangani secara memadai dalam banyak kegiatan pembangunan. Pada tahun 2022-2023, IPAS Indonesia...
Suara Orang Muda Bicarakan Krisis Iklim dan Kesehatan Reproduksi melalui Foto
Krisis iklim terbukti nyata memperparah kesehatan reproduksi perempuan dan remaja perempuan di Indonesia. Bagaimana kondisi itu bisa digambarkan melalui media foto? Yayasan IPAS Indonesia mengundang orang muda berusia 19-24 tahun dari Sigi dan Donggala, Sulawesi...
Photovoice Metaformosa: Cerita Perempuan Pulih dari Kekerasan Lewat Foto
“Menulis itu bagian dari proses pemulihan. Kadang, untuk mengekspresikan apa yang kita maksud itu tidak selalu mudah. Namun, dengan menunjukkannya dalam sebuah foto, bisa menyampaikan apa yang menjadi maksud pesan kita,” Helen Intanita - SAMMI Institute. Adinda...
Ada Perlindungan Jiwa Perempuan dari Kehamilan Akibat Perkosaan di KUPI II
Untuk memperkuat posisi perempuan dalam peradaban, Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) kembali diselenggarakan. Kongres yang kedua ini akan diadakan pada 23- 26 November 2022 di Semarang dan Jepara, Jawa Tengah. KUPI II mengambil tema “Meneguhkan Peran Ulama...
Together be Educated and Responsible Bersama CIMSA
Yayasan IPAS Indonesia hadir di tengah-tengah kegiatan Community Development yang diselenggarakan oleh CIMSA (Center for Indonesian Medical Students’ Activities). Kegiatan yang diselenggarakan pada 19 November 2022 ini bertempat di SMP Wijaya Kusuma Pratama Tangerang....
Kementerian Hukum dan HAM Perlu Memastikan Penegakkan Hukum Terkait Keadilan Reproduksi
Direktur Yayasan IPAS Indonesia, dr. Marcia Soumokil, MPH bersama dengan mitra CSO dari CEDAW Working Group Indonesia (CWGI) bertemu dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Indonesia, Prof. Yasonna Laoly dan para Direktur. Pertemuan tersebut membahas...












