Layanan kesehatan reproduksi di Indonesia belum merata karena ketimpangan ekonomi dan geografi. Stigma dan akses terbatas pada pengetahuan semakin memperburuk situasi.
Layanan kesehatan reproduksi di Indonesia belum merata karena ketimpangan ekonomi dan geografi. Stigma dan akses terbatas pada pengetahuan semakin memperburuk situasi.
Mengapa keadilan reproduksi?
Dampak kami sejak 2018
Provinsi memiliki pelatih Asuhan Pasca Keguguran
Pelatihan klinis
Penyedia layanan kesehatan terlibat
Peningkatan kapasitas
Perempuan akses layanan
Data per 30 Juni 2025.
Proyek Kekerasan Berbasis Gender dan Sekual (KBGS)
Orang mengakses informasi KBGS
Orang berpartisipasi dalam acara terkait KBGS
Key influencers terlibat
Kasus KBGS ditangani oleh mitra
Orang mengakses layanan
Data per 30 Juni 2025.
Cerita & berita IPAS
Suara Orang Muda Bicarakan Krisis Iklim dan Kesehatan Reproduksi melalui Foto
Krisis iklim terbukti nyata memperparah kesehatan reproduksi perempuan dan remaja perempuan di Indonesia. Bagaimana kondisi itu bisa digambarkan melalui media foto? Yayasan IPAS Indonesia mengundang orang muda berusia 19-24 tahun dari Sigi dan Donggala, Sulawesi...
Photovoice Metaformosa: Cerita Perempuan Pulih dari Kekerasan Lewat Foto
“Menulis itu bagian dari proses pemulihan. Kadang, untuk mengekspresikan apa yang kita maksud itu tidak selalu mudah. Namun, dengan menunjukkannya dalam sebuah foto, bisa menyampaikan apa yang menjadi maksud pesan kita,” Helen Intanita - SAMMI Institute. Adinda...
Ada Perlindungan Jiwa Perempuan dari Kehamilan Akibat Perkosaan di KUPI II
Untuk memperkuat posisi perempuan dalam peradaban, Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) kembali diselenggarakan. Kongres yang kedua ini akan diadakan pada 23- 26 November 2022 di Semarang dan Jepara, Jawa Tengah. KUPI II mengambil tema “Meneguhkan Peran Ulama...
Together be Educated and Responsible Bersama CIMSA
Yayasan IPAS Indonesia hadir di tengah-tengah kegiatan Community Development yang diselenggarakan oleh CIMSA (Center for Indonesian Medical Students’ Activities). Kegiatan yang diselenggarakan pada 19 November 2022 ini bertempat di SMP Wijaya Kusuma Pratama Tangerang....
Kementerian Hukum dan HAM Perlu Memastikan Penegakkan Hukum Terkait Keadilan Reproduksi
Direktur Yayasan IPAS Indonesia, dr. Marcia Soumokil, MPH bersama dengan mitra CSO dari CEDAW Working Group Indonesia (CWGI) bertemu dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Indonesia, Prof. Yasonna Laoly dan para Direktur. Pertemuan tersebut membahas...
Menyiapkan Pelatih Master untuk Pelatihan Asuhan Pasca Keguguran yang Komprehensif dan Berpusat Pada Perempuan
Yayasan IPAS Indonesia menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas pelatih master untuk pelatihan Asuhan Pasca Keguguran (APK) yang komprehensif dan berpusat pada perempuan. Acara yang diselenggarakan pada 11-13 Oktober 2022 di Artotel Suites Bianti Yogyakarta ini...
Training of Trainer (ToT) Asuhan Pasca Keguguran yang Berpusat pada Perempuan Bersama FK Unpad
Yayasan IPAS Indonesia bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (FK Unpad) menyelenggarakan kegiatan training of trainer (ToT). Kegiatan ini dalam rangka mendukung Kementerian Kesehatan memperluas akses layanan APK dengan meperbanyak Pelatih APK...
Yayasan IPAS Indonesia dan FK Unpad Resmi Berkolaborasi dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Asuhan Pasca Keguguran
Yayasan IPAS Indonesia menjalin kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (FK Unpad). Secara resmi, penandatangan perjanjian kerjasama dilaksanakan pada 4 Oktober 2022 di kantor Dekan FK Unpad, Gedung Pamitran Jl. Eyckman no. 38, Kota Bandung....
Pelatihan Respons Darurat Kasus Gangguan Reproduksi Perempuan dan Kekerasan Berbasis Gender Bagi Petugas Kesehatan Desa
Undang-Undang Tindak Pindah Kekerasan Seksual yang baru saja disahkan pada April 2022 memuat mandat bahwa pemerintah bertangung jawab untuk memenuhi hak korban kekerasan seksual atas penanganan, perlindungan dan pemulihan,...












